kjlkajsd lkjald

DETAIL THESIS

MAKNA SALJU DALAM KUMPULAN HAIKU “ISSA HAIKUSHUU” KARYA KOBAYASHI ISSA


Oleh : NI LUH GEDE MEILANTARI | -
Bidang Ilmu : Linguistik | Tahun Penelitian : 2012



ABSTRAK

Penelitian ini berangkat dari pemikiran bahwa haiku termasuk ke dalam genre puisi. Sebagai salah satu genre sastra, puisi tidak hanya merangkai kata. Puisi berangkat dari imajinasi penyair yang mencoba mengkaji kehidupan dan merespon masalah-masalah dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab tiga permasalahan, yaitu mengungkap makna kata salju dalam kumpulan haiku Issa Haikushuu karya Kobayashi Issa, mengetahui wacana dominan dalam haiku Kobayashi Issa, dan sejauh mana wacana tersebut merefleksikan fenomena atau kondisi sosial budaya masyarakat Jepang. Untuk menjawab permasalahan tersebut digunakan teori semiotika Rifaterre sebagai teori utama dan teori sosiologi sastra sebagai teori pendukung. Pada dasarnya penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, dengan mengambil data dari kumpulan haiku karya Kobayashi Issa. Dari 2000 haiku yang ada dalam Issa Haikushuu terdapat 86 haiku menggunakan kata salju. 86 haiku tersebut dipilih 80 haiku sebagai bahan analisis. Pertimbangannya adalah 80 haiku yang dianalisis merupakan haiku yang memiliki arti kuat. Hasil analisis mengenai makna denotatif dan konotatif menunjukkan hal-hal sebagai berikut. Pertama, bagi Issa, salju adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dari Shinano, kampung halamannya, salju bagi Issa, sama seperti kampung halamannya sendiri. Kedua, salju bagi Issa adalah perwujudan dari keindahan alam yang merupakan ciptaan Tuhan Yang Mahaesa. Ketiga, salju bagi Issa adalah simbol kemampuan manusia untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Ada empat wacana dominan dalam haiku karya Kobayashi Issa, yaitu wacana cinta tanah air, wacana cinta kasih, wacana religius, dan wacana ekonomi. Haiku-haiku karya Issa bisa dikatakan sebuah dokumen sosial tentang kehidupan sehari-hari rakyat jelata pada zaman Edo. Apa yang populer pada zaman itu, dan apa yang dilakukan masyarakat pada musim dingin bisa diketahui melalui haiku karya Issa.


Kata Kunci: haiku, salju, Kobayashi Issa


ABSTRACT

This research based on an idea that haiku is one of poetry’s genre. As one of literature’s genre, poetry is not only combined words. Poetry comes from the imagination of the poet who try to observe the life and response life’s troubles. This research purposes to answer three problems, they are to express the meaning of snow from haiku collection, Issa haikushuu by Kobayashi Issa, to know the dominant discourse from Kobayashi Issa’s haiku and how far the discourse reflect social life of Japanese peoples. Rifaterre’s theory of semiotic become a main theory and Social Literarism as a supporting theory to solve the problems of this research. Basically, this research is bibliography research by taking data from Kobayashi Issa’s haiku collection. Issa haikushuu consist of 2000 haiku and 86 haiku using a word yuki or snow. From 86 haiku, only 80 haiku analysed. The analysed haiku has a strong idea and strong meaning than the others haiku. Result from analysing the denotative and conotative meaning of the haiku indicate that first, to Issa, Shinano means snow. The second is snow has its beauty and it represent the beauty of a nature made by God. The last, snow as symbol for human to adapt with their environment. There are four main discourse in Kobayashi Issa’s haiku. They are patriotism discourse, love and affection discourse, religious discourse and econoomical discourse. Issa’s haiku become a social documentary about life of people during Edo’s period. What is popular on that period, what the Edo’s people do during the winter clearly seen from Issa’s haiku.


Keywords: haiku, snow, Kobayashi Issa