kjlkajsd lkjald

DETAIL THESIS

SISTEM SAPAAN BAHASA TETUN DIALEK FEHAN: KAJIAN MAKNA PENGHORMATAN DAN KESANTUNAN


Oleh : KRISTOFEL BERE NAHAK | -
Bidang Ilmu : Linguistik | Tahun Penelitian : 2012



ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan variabel sistem sapaan bahasa Tetun dialek Fehan ( SSDTDF) berdasarkan kajian makna penghormatan dan makna kesantunan pada masyarakat Fehan dalam bertutur yang meliputi bentuk pronomina persona (PP), nama diri (ND), dan istilah kekerabatan (IK) yang dikaji berdasarkan makna penghormatan dan kesantunan. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner, wawancara, dan observasi partisipan di lima Desa di kecamatan Malaka Barat dan lima Desa di Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Belu, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem sapaan bahasa Tetun dialek Fehan, sangat ditentukan oleh berbagai faktor seperti faktor sosial, faktor keakraban, faktor usia, faktor jenis kelamin, faktor hubungan kekerabatan, faktor status pernikahan, dan faktor kekuatan fisik. SSBTDF berdasarkan makna penghormatan dapat dilihat dari faktor usia (1) inferior kepada superior, yakni yang berusia muda sudah menjadi kewajiban untuk menghargai dan menghormati orang yang lebih tua atau dewasa. Penggunaan bentuk sapaan tersebut dapat dilihat dari sapaan Mau/bi, ama/ina, tuak/baba, bei (bei mane/bei feto). (2) orang yang berusia tua atau dewasa menghargai dan menghormati pemimpin atau ketua adat (fukun) yang berusia muda yaitu superior kepada inferior dengan menggunakan sapaan oa,(ao mane/oa feto), ali (ali mane/ali feto), dan oa bei. Sedangkan SSBTDF dikaji berdasarkan makna kesantunan dapat dilihat berdasarkan berbagai faktor, di antaranya status sosial, jenis kelamin, hubungan keluarga, pekerjaan, dan tingkat keintiman, di mana (inferior kepada superior ) menggunakan sapaan Mau/bi, ama/ina, tuak/baba, bei (bei mane/bei feto dan (superior kepada inferior) oa (oa mane/oa feto), ali (ali mane/ali feto) dan oa bei ditambahkan nama diri baptis (NDB) atau nama diri profesi (NDP). Sistem stratifikasi masyarakat Fehan sangat mempengaruhi pola kesantunan yang harus diperhatikan dengan menggunakan suatu kata sapaan pada saat bertutur agar tidak melanggar kesantunan dalam berbahasa.


Kata Kunci: sistem sapaan, bahasa Tetun dialek Fehan, makna penghormatan dan kesantunan


ABSTRACT

This research has purpose to describe the form and variable of address system of Tetun language Fehan dialect (SSDTDF) based on the study about homage and politeness meaning in Fehan people in speaking that include the form of pronominal persona (PP), proper name (ND), and the kinship term (IK) which is studied based on the homage and politeness meaning. Data collected by spreading questionnaires, interview, and observation of participants in five villages at West Malaka Sub-district and five villages at Central Malaka Sub-district, Belu Regency, East Nusa Tenggara Province. Research result shows that the address system of Tetun language Fehan dialect is highly determined by various kinds of factor such as social factor, familiarity factor, age factor, gender factor, kinship relation factor, marital status factor, and physical strength factor. SSBTDF which is based on the homage meaning is able to be seen from the age factor (1) inferior to superior, that is the younger one has obligation to respect the older. The use of address form is able to be seen from the address such as Mau/bi, ama/ina, tuak/baba, bei (bei mane/beifeto). (2) The older respects the leader or the head of traditional custom (fukun) who is younger that is the superior to the inferior by using address such as oa, (oa mane/oafeto), ali (ali mane/ali feto), and oa bei. Whereas SSBTDF that is studied based on the politeness is able to be seen based on various kinds of factor, among others the social status, gender, family relation, occupation, and familiarity level, where (the inferior to the superior) is using the address such as Mau/bi, ama/ina, tuak/baba, bei (bei mane/bei feto) and (the superior to the inferior) oa (oa mane/oa feto), ali (ali mane/ali feto) and oa bei plus the baptism proper name (NDB) or profession proper name (NDP). The stratification system of Fehan people is really influenced by the politeness pattern which has to be concerned by using an address word when he/she speaks in order not to break the politeness in speaking.


Keywords: address system, Tetun language Fehan dialect, respect and politeness meaning