kjlkajsd lkjald

DETAIL THESIS

INTERVENSI ERGONOMI MENINGKATKAN EFISIENSI PEKERJA PADA PROSES PEMBUATAN BANTEN UPACARA NGABEN PRANAWA DI KOTA DENPASAR


Oleh : Made Sri Putri Purnamawati | -
Bidang Ilmu : Ilmu Kedokteran | Tahun Penelitian : 2013



ABSTRAK

Upacara yadnya Ngaben dalam agama Hindu di Bali adalah salah satu upacara yang digolongkan sebagai upacara pitra yadnya sebagai wujud bakti terhadap orang tua yang telah meninggal. Dalam upacara ngaben ini diperlukan beberapa bentuk banten atau sesaji yang jumlahnya cukup banyak, sehingga dalam pembuatannya melibatkan banyak orang. Proses pembuatan banten ngaben melibatkan aktivitas fisik dan mental, secara terpadu dapat menimbulkan kelelahan. Kelelahan biasanya terjadi pada akhir jam kerja yang disebabkan oleh karena berbagai faktor, seperti monotoni, kerja otot statis, alat dan sarana kerja yang tidak sesuai dengan antropometri pekerja, stasiun kerja yang tidak ergonomis, sikap paksa dan pengaturan waktu kerja-istirahat yang tidak tepat, dan keluhan otot; oleh karena itu intervensi ergonomi melalui pendekatan ergonomi total dilakukan pada proses pembuatan banten upacara ngaben pranawa di Kota Denpasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian menggunakan rancangan sama subjek (treatment by subject design), dengan jumlah sampel 18. Teknik penentuan sampel untuk penelitian ini adalah secara acak sederhana (simple random sampling) dengan menggunakan tabel bilangan acak, dimana semua sampel pada periode ke-1 menjadi kelompok yang bekerja pada kondisi dan lingkungan kerja yang tidak dengan intervensi ergonomis dan pada periode ke-2 menjadi kelompok yang bekerja pada kondisi dan lingkungan kerja yang telah diperbaiki secara ergonomis.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Paired Sanple T-Test pada taraf signifikansi 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan intervensi ergonomi terjadi penurunan kelelahan sebesar 36,24% (p< 0,05) penurunan keluhan muskuloskeletal, yaitu sebesar 37,98 % (p< 0,05), menurunkan beban kerja yaitu sebesar 13,22% (p< 0,05) meningkatkan produktivitas yaitu sebesar 78% (p< 0,05). Disimpulkan bahwa perbaikan kondisi dan lingkungan kerja dengan intervensi ergonomi melalui penerapan pendekatan ergonomic total dapat meningkatkan efisiensi pekerja pembuat banten upacara ngaben pranawa di kota Denpasar baik melalui penurunan kategori beban kerja, penurunan keluhan muskuloskeletal, penurunan tingkat kelelahan dan peningkatan produktivitas. Novelty dari penelitian ini adalah: (1) Sebuah model intervensi ergonomi untuk perbaikan organisasi kerja pada aktivitas keagamaan yaitu pada proses pembuatan banten ngaben pranawa di Kota Denpasar; (2) Buku pedoman kerja untuk membuat banten upacara ngaben pranawa di Kota Denpasar dengan pemahaman makna philosophy banten upacara ngaben pranawa; (3) Implikasi dari penelitian adalah dengan intervensi ergonomi mampu meningkatkan efisiensi kerja dan meningkatkan produktivitas kerja.


Kata Kunci: Intervensi Ergonomi, efisiensi kerja , Peningkatan Produktivitas, Ngaben Pranawa


ABSTRACT

Pitra yadnya is the ceremonies as a holy sacrifice performed by Hindu followers as a manifestation of devotion to parents who have died. So everyone who believes in Hinduism, especially, in Bali will perform cremation ceremonies which called ngaben. In this ceremony requires some form of offerings and it is quite a lot. During process of making the offerings involves many people. The process of making cremation offerings involving physical and mental activity, in an integrated manner can cause fatigue. Fatigue usually occurs at the end of working hours caused by various factors, such as monotony, static muscle work, tools and working facilities that do not comply with the anthropometry of workers, as well as a work station that is not ergonomically, attitude and timing of the work force-rest not appropriate, and led to the emergence of muscle complaints; thus conducted the research with ergonomics intervention approach SHIP concept done in the process of making offerings pranawa cremation ceremony in Denpasar. This was a true experimental study using the same subjects design (treatment by subject design), with 18 persons sample of female, adult Balinese, choosen randomly from IHDN students. In the first period the samples worked with original working condition and tools making the offerings for pranawa cremation ceremony. In the second period, all samples worked for the same purposes, but, the working conditions and tools had been intervened to be ergonomically sound. The results showed that there was an improvement in the work’s, as a result of treatment in the second period that can be seen from the decrease of fatigue by 36.24% (p < 0.05), reduction in musculoskeletal complaints, amounting to 37.98%, (p < 0.05) reducing workload in the amount of 13.22% (p < 0.05), and increased productivity by 78% (p < 0.05). It was concluded that the improvement of the working conditions and environment through the application of total ergonomics approach interventions improving the efficiency of workers in making the pranawa offerings cremation ceremony in Denpasar, through a reduction in workload categories, decreased musculoskeletal complaints, decreased fatigue and increased productivity. Novelty of this Reaserch are: (1) A model of ergonomic interventions on the organization of religious activities, namely the process of making pranawa offerings cremation ceremony in Denpasar; (2) The guidance-book on making pranawa offerings cremation ceremony in Denpasar, by which a better understanding can be achieved, philosophically as well as the meaning of the intended ceremony; (3) The implication of the study is that ergonomic interventions can improve work efficiency and increase productivity.


Keywords: Intervention Ergonomics, work efficiency, increased productivity, Ngaben Pranawa