Reni Suasih : ” ANALISIS DETERMINAN KESEJAHTERAAN PETANI (STUDI KASUS DI SUBAK PULAGAN DESA TAMPAKSIRING KABUPATEN GIANYAR) “

Rabu, 28 September 2016. Program Pascasarjana kembali mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor atas nama Promovenda Ni Nyoman Reni Suasih, S.IP., M.Si dari Program Doktor Ilmu Ekonomi dengan disertasinya yang berjudul ” ANALISIS DETERMINAN KESEJAHTERAAN PETANI (STUDI KASUS DI SUBAK PULAGAN DESA TAMPAKSIRING KABUPATEN GIANYAR) “. Acara sidang ini dipimpin oleh Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K).

img_3515Dalam disertasinya dinyatakan bahwa Beras adalah komoditas pangan utama bagi penduduk lndonesia, sehingga petani seharusnya memiliki bargaining power dalam pembentukan harga beras. Namun yang terjadi selama ini petani cenderung hanya sebagai price taker. Pertanian (padi-sawah) sendiri merupakan way of life bagi masyarakat lndonesia, dan masyarakat Bali pada khususnya. Subak Pulagan sebagai salah satu komponen dari lanskap subak yang ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia (WBD) juga difasilitasi pemerintah menjadi lokasi klaster penanaman padi dengan metode System of Rice Intensification (SRI) dengan pola tanam jajar legowo, yang sifatnya lebih ramah lingkungan dan memiliki produktivitas tinggi. Pertimbangannya adalah karena pencemaran lahan di Subak Pulagan sangat tinggi padahal Subak Pulagan harus dijaga karena merupakan WBD, serta untuk mewujudkan salah satu tujuan pembangunan pertanian, yaitu kesejahteraan petani. Dalam adopsi inovasi program pertanian yang difasilitasi pemerintah, petani di Bali tentu selalu mempertimbangkan kesesuaiannya dengan kearifan lokal, serta manfaat yang diberikan bagi petani, terlebih kesejahteraan petani di Subak Pulagan belum terwujud nyata.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis: (1) sistem distribusi padi pasca panen; (2) pengaruh implementasi kearifan lokal clan peran pemerintah terhadap adopsi inovasi; (3) pengarUh implementasi kearifan lokal, peran pemerintah, dan adopsi inovasi terhadap kesejahteraan petani; (4) apakah adopsi inovasi program pertanian memediasi hubungan antara implementasi kearifan lokal dan peran pemerintah terhadap kesejahteraan petani: dan (5) pengaruh kapasitas kelembagaan’ petani dalam memoderasi hubungan antara peran pemerintah dengan kesejahteraan petani.

Penelitian ini dilaksanakan secara survei di Subak Pulagan, Desa Tampaksiring Kabupaten Gianyar. Analisis data dilakukan dengan metode SEM-PLS, Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa sistem distribusi padi .pasca panen di Subak Pulagan terdiri dari tiga saluran distribusi tetapi berlangsung belum efisien, karena harga eceran beras ternyata tidak berpengaruh signifikan terhadap harga gabah di tingkat produsen, Implementasi kearifan lokal dan peran pemerintah secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap adopsi inovasi program pertanian di Subak Pulagan. Implementasi kearifan lokal secara langsung juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan petani, namun peran pemerintah berpengaruh tidak signifikan terhadap kesejahteraan petani di Subak Pulagan. Dengan dimediasi oleh adopsi inovasi, implementasi kearifan lokal berpengaruh signifikan secara tidak langsung terhadap kesejahteraan petani di Subak Pulagan. Adopsi inovasi dalam memediasi peran pemerintah terhadap kesejahteraan petani juga berpengaruh signifikan. Kapasitas kelembagaan petani memoderasi pengaruh peran pemerintah terhadap kesejahteraan petani, artinya secara persepsi, kapasitas kelembagaan petani di Subak Pulagan Desa Tampaksiring Kabupaten Gianyar memang memoderasi peran pemerintah terhadap kesejahteraan petani dengan sifat pure moderator. Subak Pulagan dapat bersinergi dengan pemerintah, swasta, maupun akademisi untuk mengembangkan pola distribusi yang lebih efisien, seperti memberikan kekhasan pada beras dari Subak Pulagan, serta pemberian brand. Kebijakan pemerintah yang bertujuan mewujudkan kesejahteraan petani sebaiknya dilakukan melalui pelaksanaan inovasi-inovasi di bidang pertanian dengan memanfaatkan keberadaan lembaga subak sebagai lembaga petani. (pps.unud/IT)