Monthly Archives: November 2015

I Gusti Ayu Wimba: ” PENGARUH MODAL SOSIAL TERHADAP ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN DAN BIAYA TRANSAKSI UNTUK MENINGKATKAN KINERJA USAHA PADA UKM KERAJINAN KAYU DI PROVINSI BALI “

Senin, 30 November 2015. Program Pascasarjana kembali mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor atas nama Promovenda Dra. I Gusti Ayu Wimba, MM dari Program Doktor Ilmu Ekonomi dengan disertasinya yang berjudul PENGARUH MODAL SOSIAL TERHADAP ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN DAN BIAYA TRANSAKSI UNTUK MENINGKATKAN KINERJA USAHA PADA UKM KERAJINAN KA YU DI PROVINSI BALI “. Acara sidang ini dipimpin oleh Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K).

IMG_6147 Prof.Dr.Drs. Made Kembar Sri Budhi,MP., menyerahkan penghargaan kepada Promovenda Dra. I Gusti Ayu Wimba, MM, sebagai tanda lulus ujian terbuka program doktor

Dalam disertasinya dinyatakan bahwa Pemerintah mengakui bahwa UKM mempunyai peran yang sangat besar bagi pembangunan. Dalam hal ini, kontribusi UKM adalah sebagai penyedia lapangan pekerjaan, mereduksi penganguran dan kesenjangan sosial, dan memeratakan distribusi pendapatan. UKM, selain sebagai lembaga usaha yang tahan krisis ekonomi, juga diakui sebagai lembaga tempat persemaian ide kewirausahaan. Pemerintah telah melakukan berbagai program pemberdayaan, tetapi masih terkendala oleh kultur budaya wirausaha yang masih rendah dan adanya disfungsi sosial yang menyebabkan tidak optimalnya perkembangan UKM di Provinsi Bali. Penelitian ini bertujuan mengungkap pengaruh Modal Sosial dan Orientasi Kewirausahaan dalam meningkatkan Kinerja Usaha pada UKM Kerajinan Kayu, dengan Biaya Transaksi sebagai variabel mediasi dalam meningkatkan kinerja usaha. Penelitian ini mensurvei 333 pangusaha kerajinan kayu, dan dengan menggunakan teknik analisis data yang dipandu oleh softwareSmart PLS-30, menemukan: Modal Sosial secara langsung berpengaruh positif signifikan terhadap Orintasi Kewirausahaan; Orientasi Kewirausahaan secara langsung berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Kinerja Usaha; Modal Sosial berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Kinerja . Usaha; dengan dimediasi oleh Biaya Transaksi, Orientasi Kewirausahaan berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Usaha; dengan dimediasi oleh Biaya Transaksi, Modal Sosial berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Usaha; dan dengan dimediasi oleh Orientasi

Kewirausahaan, Modal Sosial berpengaruh positif signifikan terhadap efisiensi Biaya Transaksi. Penelitian ini menemukan Biaya Transaksi sanggup memediasi secara sempurna pengaruh Orientasi Kewirausahaan dan Modal Sosial dalam meningkatkan kinerja usaha, sehingga eksistensinya diakui sebagai mediator kunci dalam meningkatkan kinerja usaha. Keberadaan Orientasi Kewirausahaan memediasi secara partial pengaruh Modal Sosial terhadap Biaya transaksi. Kolaborasi Modal Sosial dan Orientasi Kewirausahaan menciptakan jaringan social kewirausahaan antara para pengusaha UKM kerajinan Kayu yang sejatinya dapat mengefisiensi biaya informasi, negosiasi, koordinasi, penegakan kesepakatan bahkan pemaksaan pertukaran yang seharusnya dikeluarkan. Artinya, peneItian ini merekomendasikan bahwa hubungan interpersonal yang terinstitusi dalam jaringan sosial kewirausahaan yang bersifat informal sanggup mereduksi biaya transaksi dalam meningkatkan kinerja usaha, sehingga desain transaksi dinyatakan sebagai determinan utama yang dapat mengontrol efisien atau tidaknya biaya transaksi dalam rangka meningkatkan kinerja usaha. (pps.unud/IT)


Buy amoxil online, Amoxicillin Side Effects Heart Burn, Amoxicillin Dosage Hydronephrosis.
Find more about where can i buy cheap valtrex, genital herpes, valacyclovir, valtrex retail price
phenergan 250 price phenergan 250 price phenergan online

I Wayan Diara.: ” SEKUESTRASI KARBON ORGANIK, KUALITAS TANAH DAN HASIL PADI (Oryza sativa L.) PADA SISTEM PERTANIAN ORGANIK DAN KONVENSIONAL “

Jumat, 27 November 2015. Program Pascasarjana kembali mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor atas nama Promovendus Ir. I Wayan Diara, M.S. dari Program Doktor Ilmu Pertanian dengan disertasinya yang berjudul SEKUESTRASI KARBON ORGANIK, KUALITAS TANAH DAN HASIL PADI (Oryza sativa L.) PADA SISTEM PERTANIAN ORGANIK DAN KONVENSIONAL “. Acara sidang ini dipimpin oleh Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K).

IMG_6106 Promovendus foto bersama dengan Pimpinan Sidang, Promotor, Kopromotor dan Tim Penguji setelah sidang selesai

Dalam disertasinya dinyatakan bahwa Pemanasan global yang diakibatkan oleh meningkatnya gas rumah kaca termasuk CO2 di atmosfer, sudah menjadi wacana penting di dunia. Sektor pertanian, terutama budidaya padi sawah, diketahui sebagai penyumbang gas-gas rumah kaca (C02 dan metan), dan mempunyai potensi menyemat CO2 melalui fotosintesis. Gas CO2 disekuestrasi dari atmosfer dan kemudian disimpan dalam bentuk lain (Ingram dan Fernandez, 200; Sundermeier el ai., 2004; La1, 2007) atau ditransfer ke dalam tanah dengan meningkatnya rata-rata waktu tersimpannya (mean residenee time) dalam tanah (Olson et al., 2013). Transfer tersebut membantu mengurangi emisi C02, sehingga meningkatkan kualitas tanah dan produktivitas tanaman dalam jangka panjang (Sundermeier et al., 2004). Mengoptimalkan lahan pertanian yang dapat mengsekuestrasi CO2 atmosfer dan meningkatkan akumulasi C-organik tanah (Sampson dan Scholes, 2000). Senyawa C harus disimpan sebanyak mungkin karena hilangnya bersama dengan dihasilkan dari fotosintesis tanaman, respirasi dan mikroba tanah (Pantawat, 2012) akan berkontribusi kepada emisi global.

Di lain pihak, penggunaan asupan kimia pertanian (pupuk dan pestisida) secara berlebihan dalam sistem pertanian konvensional mengakibatkan degradasi lahan dan ekosistem. Aplikasi sistem organik diharapkan mampu mengatasi masalah tersebut karena peranan yang luas dari sistem tersebut dalam produksi tanaman berkelanjutan (Hsieh, 2005). Pertanian organik dapat meningkatkan potensi sekuestrasi C-organik tanah (Booshan dan Prasad, 2011), karena pengaruhnya terhadap agronomi, fisisologi dan memperbaiki efisisensi N, P dan K tanah (Rahman, 2013), mempertahankan kesuburan tanah, melindungi kualitas tanah dan air, yang berhubungan dengan hara, air dan biologi tanah (LaI, 2004).

Simpanan C-organik tanah dapat digunakan untuk mengukur sekuestrasi C-organik tanah (Huang et al., 2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedalaman tanah mempengaruhi sekuestrasi C tanah. Semakin dalam tanah semakin tinggi sekuestrasi C tanah dalam waktu lama (Komatsuzaki dan Syuaib, 2010; Minasny et al., 2011).

IMG_6095 Prof.Dr.Ir. I Made Adnyana,M.S., menyerahkan penghargaan kepada Promovendus Ir. I Wayan Diara, M.S, sebagai tanda lulus ujian terbuka program doktor

Kabupaten Tabanan dan Gianyar adalah dua dari sembilan kabupaten/kota yang memiliki luas sawah terluas di Bali, yaitu masing-masing 22.465 ha dan 14.743 ha atau sebesar 27,42  dan 13,99  dari luas sawah di Bali yang luasnya 81.931 ha (BPS Provinsi Bali, 2010). Pada kedua daerah tersebut selain dilakukan budidaya padi sawah dengan sistem pertanian konvensional, juga telah berkembang budidaya padi sawah dengan sistem pertanian organik, terutama di Kabupaten Tabanan, yaitu di Subak Wangaya Betan dan Subak Jatiluwih Kecamatan Penebel masing-masing sejak tahun 2009 dan 2010. Berdasarkan alasan dan pertimbangan di atas, perlu dilakukan penelitian tentang sekuestrasi C-organik dan kualitas tanah, terutarna pada kedalaman tertentu di lahan sawah dengan sistem organik dan konvensional terutarna di sentra- sentra produksi padi di Bali. Di samping itu perlu ditemukan kombinasi dosis pupuk organik dan anorganik yang dapat memberikan hasil gabah yang tidak berbeda dengan yang dihasilkan pada sistem pertanian konvensional.

Tujuan dari penelitian ini adalah

  1. Menganalisis kandungan C-organik dan hara tanah pada lahan padi sawah yang dibudidayakan dengan sistem pertanian organik dan konvensional.
  2. Menganalisis sekuestrasi C-organik pada lahan padi sawah yang dibudidayakan dengan sistem pertanian organik dan konvensional.
  3. Menentukan kedalaman tanah dengan sekuestrasi C- organik tertinggi pada lahan padi sawah dengan sistem organik dan konvensional.
  4. Menganalisis perbedaan kualitas tanah pada lahan sawah dengan sistem pertanian organik dan konvensional.

Menentukan kombinasi dosis pupuk organik dan anorganik yang mernberikan sekuestrasi C-organik tertinggi dan hasil padi sawah yang tertinggi. (pps.unud/IT)

Jumat, 27 November 2015. Program Pascasarjana kembali mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor atas nama Promovendus Ir. I Wayan Diara, M.S. dari Program Doktor Ilmu Pertanian dengan disertasinya yang berjudul SEKUESTRASI KARBON ORGANIK, KUALITAS TANAH DAN HASIL PADI (Oryza sativa L.) PADA SISTEM PERTANIAN ORGANIK DAN KONVENSIONAL “. Acara sidang ini dipimpin oleh Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K).

Dalam disertasinya dinyatakan bahwa Pemanasan global yang diakibatkan oleh meningkatnya gas rumah kaca termasuk CO2 di atmosfer, sudah menjadi wacana penting di dunia. Sektor pertanian, terutama budidaya padi sawah, diketahui sebagai penyumbang gas-gas rumah kaca (C02 dan metan), dan mempunyai potensi menyemat CO2 melalui fotosintesis. Gas CO2 disekuestrasi dari atmosfer dan kemudian disimpan dalam bentuk lain (Ingram dan Fernandez, 200; Sundermeier el ai., 2004; La1, 2007) atau ditransfer ke dalam tanah dengan meningkatnya rata-rata waktu tersimpannya (mean residenee time) dalam tanah (Olson et al., 2013). Transfer tersebut membantu mengurangi emisi C02, sehingga meningkatkan kualitas tanah dan produktivitas tanaman dalam jangka panjang (Sundermeier et al., 2004). Mengoptimalkan lahan pertanian yang dapat mengsekuestrasi CO2 atmosfer dan meningkatkan akumulasi C-organik tanah (Sampson dan Scholes, 2000). Senyawa C harus disimpan sebanyak mungkin karena hilangnya bersama dengan dihasilkan dari fotosintesis tanaman, respirasi dan mikroba tanah (Pantawat, 2012) akan berkontribusi kepada emisi global.

Di lain pihak, penggunaan asupan kimia pertanian (pupuk dan pestisida) secara berlebihan dalam sistem pertanian konvensional mengakibatkan degradasi lahan dan ekosistem. Aplikasi sistem organik diharapkan mampu mengatasi masalah tersebut karena peranan yang luas dari sistem tersebut dalam produksi tanaman berkelanjutan (Hsieh, 2005). Pertanian organik dapat meningkatkan potensi sekuestrasi C-organik tanah (Booshan dan Prasad, 2011), karena pengaruhnya terhadap agronomi, fisisologi dan memperbaiki efisisensi N, P dan K tanah (Rahman, 2013), mempertahankan kesuburan tanah, melindungi kualitas tanah dan air, yang berhubungan dengan hara, air dan biologi tanah (LaI, 2004).

Simpanan C-organik tanah dapat digunakan untuk mengukur sekuestrasi C-organik tanah (Huang et al., 2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedalaman tanah mempengaruhi sekuestrasi C tanah. Semakin dalam tanah semakin tinggi sekuestrasi C tanah dalam waktu lama (Komatsuzaki dan Syuaib, 2010; Minasny et al., 2011).

Kabupaten Tabanan dan Gianyar adalah dua dari sembilan kabupaten/kota yang memiliki luas sawah terluas di Bali, yaitu masing-masing 22.465 ha dan 14.743 ha atau sebesar 27,42  dan 13,99  dari luas sawah di Bali yang luasnya 81.931 ha (BPS Provinsi Bali, 2010). Pada kedua daerah tersebut selain dilakukan budidaya padi sawah dengan sistem pertanian konvensional, juga telah berkembang budidaya padi sawah dengan sistem pertanian organik, terutama di Kabupaten Tabanan, yaitu di Subak Wangaya Betan dan Subak Jatiluwih Kecamatan Penebel masing-masing sejak tahun 2009 dan 2010. Berdasarkan alasan dan pertimbangan di atas, perlu dilakukan penelitian tentang sekuestrasi C-organik dan kualitas tanah, terutarna pada kedalaman tertentu di lahan sawah dengan sistem organik dan konvensional terutarna di sentra- sentra produksi padi di Bali. Di samping itu perlu ditemukan kombinasi dosis pupuk organik dan anorganik yang dapat memberikan hasil gabah yang tidak berbeda dengan yang dihasilkan pada sistem pertanian konvensional.

Tujuan dari penelitian ini adalah

  1. Menganalisis kandungan C-organik dan hara tanah pada lahan padi sawah yang dibudidayakan dengan sistem pertanian organik dan konvensional.
  2. Menganalisis sekuestrasi C-organik pada lahan padi sawah yang dibudidayakan dengan sistem pertanian organik dan konvensional.
  3. Menentukan kedalaman tanah dengan sekuestrasi C- organik tertinggi pada lahan padi sawah dengan sistem organik dan konvensional.
  4. Menganalisis perbedaan kualitas tanah pada lahan sawah dengan sistem pertanian organik dan konvensional.

Menentukan kombinasi dosis pupuk organik dan anorganik yang mernberikan sekuestrasi C-organik tertinggi dan hasil padi sawah yang tertinggi. (pps.unud/IT)


an accredited Pharmacy school, can you buy valtrex at walgreens valacyclovir …
amoxicillin prescription without insurance buy amoxil amoxicillin purchase online
generic to phenergan generic form of phenergan buy phenergan

Dewa Gde Rudy: ” PENGATURAN HAK USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH(UMKM) ATAS AKSES MODAL DI BIDANG USAHA PARIWISATA “

Rabu, 25 November 2015. Program Pascasarjana kembali mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor atas nama Promovendus Dewa Gde Rudy, SH.,M.Hum dari Program Doktor Ilmu Hukum dengan disertasinya yang berjudul PENGATURAN HAK USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH(UMKM) ATAS AKSES MODAL DI BIDANG USAHA PARIWISATA “. Acara sidang ini dipimpin oleh Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K).

Dalam disertasinya dinyatakan bahwa Secara sosilogis problem yang dihadapi oleh UMKM dibidang usaha pariwisata adalah masih terbatasnya akses mereka terhadap modal sebagai salah satu komponen penting dalam penyelenggaraan kegiatan usaha. Secara filosofi, demokrasi ekonomi yang berintikan keadilan sebagaimana diamanatkan Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara 1945 belum sepenuhnya dapat diwujudkan secara nyata, terutama berkaitan akses UMKM untuk mendapatkan modal bila dibandingkan dengan usaha besar, sehingga menimbulkan kesenjangan dan ketidakadilan dalam bidang ekonomi. Sementara secara yuridis problem yang dihadapi dalam  mewujudkan hak UMKM atas akses modal adalah adanya ketidakpastian hukum pengaturan hak UMKM atas akses modal berdasarkan peraturan perundang-undangan yang ada.

IMG_6018 Prof.Dr.I Nyoman Sirtha,SH.,MS., menyerahkan penghargaan kepada Promovendus Dewa Gde Rudy, SH.,M.Hum., sebagai tanda lulus ujian terbuka program doktor

Berdasarkan beberapa problematik tersebut, maka penelitian disertasi ini mengambil judul “Pengaturan Hak Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Atas Akses Modal Dalam Penyelenggaraan Usaha di Bidang Pariwisata”, dengan mengajukan 2 (dua) rumusan masalah pokok; 1) Mengapa Peraturan Perundang-Undangan yang ada belum menjamin dapat diwujudkannya hak UMKM atas akses modal dibidang usaha pariwisata? 2) Bagaimana formulasi pengaturan dalam rangka mewujudkan hak UMKM atas akses modal dibidang usaha pariwisata?

Penelitian yang dilakukan kaitannya dengan penulisan disertasi ini termasuk jenis Penelitian Hukum Normatif, yaitu penelitian hukum kepustakaan atau penelitian hukum yang didasarkan kepada bahan-bahan hukum (bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier), dengan  beberapa pendekatan yaitu pendekatan perundang-undangan (statue approach), pendekatan konsep (conceptual approach), dan pendekatan analitis (analytical approach). Pengumpulan bahan-bahan hukum dilakukan melalui studi dokumen, dengan tehnik analisisnya menggunakan tehnik deskripsi, interpretasi, evaluasi, dan argumentasi.Hasil penelitian menunjukkan; 1) Peraturan Perundang- undangan yang ada belum menjamin dapat diwujudkannya hak UMKM atas akses modal dibidang usaha pariwisata. Hal mana dikarenakan tidak adanya kepastian hukum yang disebabkan adanya Problem Norma (rumusan norma kabur, konflik norma, dan norma yang ambigu), 2) Formulasi pengaturan dalam rangka mewujudkan hak UMKM atas akses modal dibidang usaha pariwisata adalah dengan merumuskan ketentuan dalam UU Pariwisata yang memuat substansi pelibatan peran pihak diluar pemerintah seperti; usaha besar, lembaga pembiayaan, sebagai bentuk partisipasi masyarakat. Guna mendukung kearah itu, konsep A Community Partisipation Based Empowerment Micro, and Small Medium Enterprises relevan dikembangkan kedepan dan seyogyanya menjadi muatan materi dari UU Kepariwisataan dan peraturan perundang-undangan lainnya yang dibentuk pemerintah. (pps.unud/IT)


Prices may be higher in CA, HI, MN, MT, PA, TN and WI. ** Home Delivery Retail Prescription Program Drug List. Revised 12/31/ Fluoxetine 10mg cap. cheap fucidin
amoxil online without prescription amoxil reviews amoxil for sale
prednisone 5 mg cost prednisone cheap online cheap prednisone

Ni Wayan Ardini: ” INDUSTRIALISASI MUSIK POP BALI: IDEOLOGI, KEPENTINGAN, DAN PRAKTIKNYA “

Senin, 23 November 2015. Program Pascasarjana kembali mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor atas nama Promovenda Ni Wayan Ardini dari Program Doktor Kajian Budaya dengan disertasinya yang berjudul INDUSTRIALISASI MUSIK POP BALI: IDEOLOGI, KEPENTINGAN, DAN PRAKTIKNYA “. Acara sidang ini dipimpin oleh Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K).

IMG_5952 Promosi Doktor Ni Wayan Ardini dari Program Kajian Budaya

Dalam disertasinya dinyatakan bahwa Musik pop Bali mengalami industrialisasi sejak dasawarsa 1990-an ketika perkembangan teknologi, sistem ekonomi, dan budaya musik baru mendorong kelahiran studio-studio rekam, musisi- musisi, dan produk-produknya. Di tangan pemilik modal, muncul kapitalisme musik pop Bali di mana masyarakat Bali sebagai pemilik/pelaku kebudayaan Bali adalah objek konsumsi nya. Identitas kebaliannya pun semakin berkurang dalam produk-produknya. Di balik diskursus pelestarian dan pengembangan kebudayaan Bali melalui musik pop Bali, ideologi dan kepentingan bekerja untuk proses kapitalisasinya. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk industrialisasi musik pop Bali di wilayah Provinsi Bali; ideologi dan kepentingan yang bekerja di dalamnya; dan praktik pergulatan maknanya secara ekonomi, sosial, budaya, dan politik di antara pihak- pihak yang terlibat. Pengumpulan data dilakukan  melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Data dianalisis secara eklektik dengan Teori Musik Pop, Teori Budaya Pop, Teori Relasi Kekuasaan/- Pengetahuan, dan Teori Praktik.

Hasil  penelitian menunjukkan bahwa industrialisasi musik pop Bali berlangsung dalam bentuk produksi, distribusi, dan konsumsinya di wilayah Provinsi Bali akibat adanya jalinan kekuasaan budaya, kapital, dan media. Kekuasaan budaya berasal dari sumber daya estetik-musikal para musisi pop Bali. Kekuasaan kapital mencakup pemilik modal yang

IMG_5975 Promovenda foto bersama dengan Pimpinan Sidang, Promotor, Kopromotor dan Tim Penguji setelah sidang selesai

umumnya merupakan produser/pemilik studio rekam berteknologi digital. Kekuasaan media yang pada awalnya terdiri atas radio-radio, sejak tahun 2002, memusat pada media audio-visual, terutama Bali TV. Belakangan muncul RBT, bluetooth, dan online- !internet. Pemilik modal bertindak dominan dalam penentuan produk dan sistem bagi hasil dengan para musisi (pencipta lagu, penata musik, penyanyi, pemain musik). Bahkan secara musikalitas, musik pop Bali cenderung semakin tidak Bali dalam tangga nada, lirik/syair, gaya penyajian, dan alat musik. Demi pasar, beragam genre dan nuansa musik pop Bali diproduksi padahal sebenamya bersifat standar. Di dalamnya, ideologi kapitalisme secara halus berhasil mengendalikan ideologi-ideologi lainnya, yakni popisme, politik budaya lokal, dan kulturalisme. Tercipta kesadaran palsu bahwa musik pop Bali merupakan kebutuhan masyarakat dan demi pelestarian kebudayaan Bali. Banyaknya pihak yang terlibat memunculkan pergulatan antarpihak tersebut, yakni artikulasi yang berbeda-beda atas makna-makna yang ada untuk kepentingannya masing-masing. Makna ekonomi dipergulatkan untuk nilai tukar; makna sosial untuk nilai guna/manfaat; makna budaya untuk nilai identitas/otentisitas; dan makna politik untuk nilai pembangunanisme. Dalam suasana kapitalisme, pihak- pihak tersebut bergulat terus baik secara horisontal maupun vertikal. (pps.unud/IT)


fluoxetine no prescription uk – Free shipping. fluoxetine no prescription uk : Cheapest price. fluoxetine 10 mg capsules – Health, Beauty and Prescriptions! generic fucidin
buy amoxil 500 mg purchase amoxil amoxicillin for sale
buy zyban online india order bupropion

Penetapan Penerima BPP-DN Dikti Gelombang 3

Bersama ini kami sampaikan daftar mahasiswa Prognam Doktor (S3), yang ditetapkan sebagai Dosen Penerima Beasiswa Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri(BPP-DN), Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Tahun Anggaran 2015 (seperti dalam lampiran surat ini), dengan jangka waktu pemberian BPP-DN ditetapkan sebagai berikut:

  1. Program Doktor (S3) Semester Gasal 201312014 selama 12 bulan (Sept’15 – Agust’16)
  2. Program Doktor (S3) Semester Genap 201312014 selama 18 bulan (Sept’15 – Feb’17)
  3. Program Doktor (S3) Semester Genap 201412015 selama 30 bulan (Sept’15 – Feb’18)
  4. Program Doktor (S3) Semester Gasal 201512016 selama 36 bulan (Sept’15 – Agust’18)

Pembiayaan BPP-DN semester pertama dilaksanakan melalui Kontrak Kerja antara Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dengan Perguruan Tinggi Penyelenggara. Sedangkan untuk tahun berikutnya dana beasiswa akan dialokasikan langsung dalam DIPA masing-masing Perg uruanTinggi Penyelenggara Program Pascasarjana.

2396.28 Persetujuan Penetapan Dosen Penerima BPPDN Gel.3 TA 2015_UNUD


It is made in Canada and sold, as Prozac , without prescription . However, in online pharmacies you can buy this drug free and non-prescription. If you want to buyВ purchase fucidin
buy valtrex in uk, buy valtrex europe – hamptonil.org.
where is generic zoloft made buy zoloft online usa order Sertraline

Yudisium ke-80 periode IV Pascasarjana Unud

IMG_5870 Direktur Pascasarjana Udayana foto bersama mahasiswa Program Magister dan Program Doktor yang memperoleh indeks prestasi tertinggi

PROGRAM Pascasarjana Universitas Udayana (PPS Unud) menggelar yudisium ke·80 periode IV di Gedung Pascasarjana Unud, Jalan PB Sudirman, Denpasar,Rabu (18/11) kemarin. Yudisium diikuti 203 orang, masing-masing 186 orang dari Program Magister (S-2) dan 17 orang dari Program Doktor (S-3). Dari jumlah itu, 45 orang (24,19%)  dari Program Magister dan 5 orang (29,41%) dari Program Doktor meraih predikat cumlaude.

“Para yudisiawan ini telah berhasil mengikuti studi magister dan doktor diharapkan nanti mereka mampu mengimplementasikan kompetensi yang telah diperoleh melalui proses pendidikan ini,” ujar Direktur PPS Unud Prof. Dr. dr. AA Raka Sudewi, Sp.s(K).

Raka Sudewi menambahkan, para yudisiawan selanjutnya akan kembali ke tengah-tengah masyarakat. Di sanalah mereka diharapkan untuk mampu memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan sesuai dengan kompetensinya. Sementara bagi PPS Unud, kegiatan yudisium menjadi ajang evaluasi dalam merealisasikan sasaran mutu.

”Target mutu dari prodi minimal lulusan 60 persen tepat waktu. Sebagian prodi sudah mencapai 70 persen, sebagian belum. Nanti ke depannya lebih ditingkatkan lagi bagi yang belum sehingga berkelanjutan,” jelasnya.

Raka Sudewi menegaskan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan PPS Unud.

Baik melalui proses akademik, proses belajar maupun saat perekrutan calon mahasiswa baru. Mahasiswa Program Pascasarjana tidak saja harus memenuhi kriteria yang ditentukan sesuai Buku Pedoman Standar Kompetensi. Tetapi juga mengantongi sertifikat minimal TOEFL dan mengikuti perkuliahan dengan persentase 75 persen.

“Kami memang melakukan seleksi ketat karena tiap tahunnya pasti ada peningkatan jumlah mahasiswa yang berminat melanjutkan di pascasarjana. Peningkatan rata-rata 10 persen per tahun,” tandasnya.

Yudisium juga diisi penyerahan piagam penghargaan bagi karya siswa Magister dan Program Doktor yang memperoleh indeks prestasi tertinggi. Pada program Magister, masing-masing diberikan kepada AA Ngurah Nara Kusuma, S.Pd. denganIPK 4,00 dari Prodi Magister Biologi, Ayu Saka Laksmita W, S.Si. denganIPK 4,00 dari ProdiMagister Biologi, dan Made Jayantara, S.H. dengan IPK 4,00 dari ProdiMagister Ilmu Hukum. Pada program Doktor, masing-masing Dr. Ni Luh Putu Indiani, S.E., M.M. dengan IPK 3,87 dari Prodi Doktor Ilmu Manajemen, Dr. Ir. Ni Made Delly Resiani, M.P. dengan IPK 3,84 dari Prodi Doktor Ilmu Pertanian, dan Dr. Ir. Yolanda Holle, M.Si. dengan IPK 3,83 dari Prodi Doktor Ilmu Pertanian. Tercatat ada 25 Program Magister dan 10 Program Doktor yang dimiliki PPS Unud. Sejauh ini telah meluluskan total 5.974 orang Magister dan 478 Doktor. (pps.unud/IT dan ad2084)


Jan 1, 1970 – You will enjoy buying from us because we always have the best combination of price and quality on the market to buy fluoxetine online .
doxycycline dosage respiratory infection doxycycline monohydrate with milk generic doxycycline
cost of zoloft vs generic zoloft medication cost order Sertraline

Dewa Nyoman Rai Asmara Putra: ” IMPLIKASI POLITIK HUKUM PERTANAHAN NASIONAL TERHADAP KEDUDUKAN DESA PAKRAMAN SEBAGAI SUBJEK HUKUM HAK ATAS TANAH “

Senin, 16 November 2015. Program Pascasarjana kembali mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor atas nama Promovendus Dewa Nyoman Rai Asmara Putra, SH.,MH dari Program Doktor Ilmu Hukum dengan disertasinya yang berjudul IMPLIKASI POLITIK HUKUM PERTANAHAN NASIONAL TERHADAP KEDUDUKAN DESA PAKRAMAN SEBAGAI SUBJEK HUKUM HAK ATAS TANAH. Acara sidang ini dipimpin oleh Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K).

Dalam disertasinya dinyatakan bahwa Desa (pakraman) di Bali, sudah ada sebelum berdirinya Negara Kesatuan Republik lndonesia. Secara filosofis Pasal 18B ayat (2) UUDNRI 1945 merupakan pengakuan nilai asal-usul desa. Yuridis teortis, terjadi kekosongan norma, insinkronisasi, bahkan konflik norma peraturan perundang-undangan yang mengatur hak atas tanah masyarakat hukum adat. Fakta, sosiologis, masyarakat hukum adat (desa pakraman) dan tanah adat (druwe desa) diakui keberadaannya baik oleh masyarakat adat maupun Pemerintah Daerah Provinsi Bali. Tujuan umum penelitian, untuk mengisi kekosongan norma, insinkronisasi, bahkan konflik norma menuju kepastian hukum masyarakat hukum adat sebagai subjek hukum hak atas tanah.

IMG_5421 Promovendus foto bersama dengan Pimpinan Sidang, Promotor, Kopromotor dan Tim Penguji setelah sidang selesai

Jenis penelitian adalah penelitian hukum normatif, dengan menggunakan metode pendekatan perundang-undangan, historis, filosofis dan konseptual, bahan hukum yang digunakan: bahan hukum primer, sekender dan tersier. Sebagai hasil penelitian dan temuan, sebelum dan sesudah berlakunya UUPA, masih terjadi pluralisme hukum agraria (tanah). Implikasi dari kekosongan hukum dan insinkronisasi, serta konfik norma hierarki pengaturan perundang-undangan masyarakat hukum adat (desa pakraman), sebagai subjek hukum hak atas tanah, bahwa masyarakat hukum adat (desa pakraman) tidak berkedudukan sebagai subjek hukum hak milik atas tanah. Sehingga masyarakat hukum adat (desa pakraman) dan hak-hak atas tanah tidak mendapat jaminan kepastian hukum baik dilihat dari segi subjek maupun ojeknya. Ada 2 jenis laba pura: laba pura kahyangan desa/kahyangan tiga dan laba pura diluar pura kahyangan desa/kahyangan tiga. Dengan Surat Keputusan Mendagri No. 556/DJA/1986 Laba pura kahyangan desa/kahyangan tiga, sebagai salah satu jenis tanah adat terdapat subjek hukum ganda (desa pakraman dan pura sebagai badan hukum sosial keagamaan). Sejalan dengan perkembangan hukum tanah, MPR memandang perlu mengadakan pembaharuan hukum agraria (Ketetapan MPR. No. IX/MPR/2001) untuk utu telah tersusun RUU Pertanahan dan sudah masuk prioritas Prolegnas 2012

Sebagai kesimpulan, implikasi politik hukum petanahan nasional,terhadap desa pakraman sebagai masyarakat hukum adat dalam hierakhi peraturan perundang-undang tidak ditentukan sebagai subjek hukum hak atas tanah, sehingga hak atas tanah desa pakraman, tidak rnendapat jaminan kepastian hukum. Berdasarkan SK Mendagri No. 556/DJA/I986 pura ditetapkan sebagai subjek hukum yang dapat mempunyai hak milik atas tanah, namun secara hieraki perundang- lindungan masih diperlukan perubahan baik pada tingkat UU maupun peraturan organiknya. Rencana pembaharuan hukum tanah pada RUU Pertanahan, belum memberikan jaminan kepastian hukum dan pcrlindungan hukum terhadap hak atas tanah masyarakat hukum adat (desa pakraman). Untuk itu disarankan kepada Legislatif dan Pemerintah Pusat untuk membuat regulasi yang dapat memberikan jaminan kepastian hukum terhadap hak atas tanah masyarakat hukum adat. (pps.unud/IT)


Prozac 10 or 20 cheap no prescription 10mg prozac for anxiety elavil 25 mg taken with prozac 10 mg can you order prozac online . Generic prozac costco prozac fucidin reviews
also tell buy general health pharmacy hydroxyzine online your do purchase atarax
can i buy zyban over the counter zyban reviews

Hasil Penetapan Perpanjangan BPP-DN Program Doktor (S3) Angkatan 20l2 Semester ke-7 Tahun Anggaran 2015

Bersama ini kami sampaikan hasil penetapan penerima perpanjangan BPP-DN mahasiswa Program Doktor (s3) Angkatan Tahun 2012 yang masih aktif studi dan melakukan penelitian serta tetap melaporkan kemajuan studi, yang direkomendasikan sebagai penerima bantuan perpanjangan studi Program Doktor (S3) Angkatan 2012 Semister ke-7 Tahun Anggaran 2015.

Pembiayaan bantuan perpanjangan studi sebagaimana dimaksud di atas dilaksanakan melalui Kontrak Kerja antara Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dengan Perguruan Tinggi Penyelenggara.

2186.5 Persetujuan Penetapan Dosen Penerima Bantuan Perpanjangan S3 Angk 2012 TA 2015_UNUD


Buy amoxil online, Amoxicillin Chewable Iniea, Amoxicillin Chewable Tablets Dosage.
denounce regular hospitals per purchase valtrex 500 mg are globally different.
generic for phenergan 250 50 phenergan 500 price buy phenergan online

Tawaran Program Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan Tahun 2015

Dalam rangka meningkatkan kualifikasi sumber daya manusia khususnya peningkatan kemampuan berbahasa asing di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti melalui Direktorat Kualifikasi Sumber Daya Manusia akan menyelenggarakan Program Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris bagi dosen tetap dan tenaga kependidikan tetap di lingkungan Kemenristekdikti dan Kopertis.

Ketentuan terkait penyelenggaraan program peningkatan kemampuan Bahasa Inggris bagi dosen dan tenaga kependidikan tahun 2015 sebagai berikut :

  1. Pendaftaran mulai tanggal 3-11 November 2015;
  2. Pelatihan akan dimulai tanggal 23 November 2015 selama 3 (tiga) bulan;
  3. Tempat atau lokasi pelatihan sesuai dengan ketetapan Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti;
  4. Selama pelatihan, biaya hidup dan pelatihan ditanggung oleh Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti melalui pusat bahasa yang ditunjuk oleh Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti
  5. Penggantian biaya perjalanan ditanggung oleh Ditjen Sumber Daya Iptek dan Dikti yang akan dibayarkan pada saat pembukaan untuk keberangkatan dan pada saat penutupan untuk kepulangan.
  6. Bagi pelamar yang berminat dapat mengisi form pendaftaran secara daring (online) melalui laman http://beasiswa.dikti.go.id/bahasa

Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon pelamar yang berminat dan memenuhi ketentuan di bawah ini dapat melamar secara daring (online) seperti tercantum pada poin 6 (enam) di atas dan melengkapi dokumen persyaratan sebagai berikut :

  1. Berbadan sehat dan bebas narkotika psikotropika dan zat aditif lainnya (napza), dibuktikan dengan surat keterangan dokter;
  2. Usia maksimal 45 tahun;
  3. Jenjang pendidikan minimal S1 yang dibuktikan dengan salinan ijasah dan transkrip nilai;
  4. Memiliki NIDN (untuk dosen) atau NIP (untuk tenaga kependidikan) yang dibuktikan dengan fotocopy kartu pegawai;
  5. Menguasai bahasa Inggris yang dibuktikan dengan melampirkan salinan sertifikat bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL Institusional (ITP) minimal 500, atau IBT minimal 65 atau IELTS minimal 5,5);
  6. Mendapatkan izin dari pimpinan perguruan tinggi yang bersangkutan untuk mengikuti pelatihan bahasa Inggris secara penuh waktu (full time)
  7. Tidak berstatus sedang studi (izin belajar atau tugas belajar)

2267.-Tawaran-Kursus-Bahasa-Inggris
Bush would take itself as the no prescription fluoxetine most witnessed system This entry was posted in Pharmacy and tagged clomid uk pharmacy homepage. generic fucidin
doxycycline in pregnancy doxycycline for acne pros and cons cheap doxycycline
advair diskus 250 50 generic advair diskus purchase buy fluticasone online