Monthly Archives: June 2015

Pulumun Peterus Ginting: ” Spiritualitas Upacara Gendang Kematian Etnik Karo Pada Era Globalisasi “

Jumat, 26  Juni 2015. Program Pascasarjana kembali mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor atas nama Promovendus Pulumun Peterus Ginting, S.Sn., M.Sn, dari Program Doktor Kajian Budaya dengan disertasinya yang berjudul ” Spiritualitas Upacara Gendang Kematian Etnik Karo Pada Era Globalisasi “. Acara sidang ini dipimpin oleh Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A.

IMG_1608 Penyerahan Sertifikat kepada Promovendus Pulumun Peterus Ginting, S.Sn., M.Sn

Dalam disertasinya dinyatakan bahwa  Etnik Karo memiliki berbagai jenis upacara dalam tradisinya. Upacara gendang kematian merupakan salah satu upacara yang sangat penting dan mengandung nilai-nilai luhur yang terdapat pada semua unsurnya. Upacara gendang kematian di kalangan etnik Karo telah mengalami banyak perubahan spiritualitas pada zaman globalisasi. Perubahan yang menuju ke arah sekularisasi ini sebagai akibat dari terjadinya persemaian unsur-unsur budaya global ke dalam upacara gendang kematian etnik Karo, seperti perubahan ensambel gendang lima sendalanen menjadi keyboard, yang kemudian melahirkan bentuk dan makna baru. Disertasi ini merupakan hasil kajian terhadap sebuah realitas budaya yang terjadi di kalangan etnik Karo pada era globalisasi, yaitu perubahan spiritualitas upacara gendang kematian pada masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mengkaji, dan menjelaskan berbagai perubahan yang telah terjadi pada spiritualitas upacara gendang kematian pada etnik Karo.

Pembahasan terhadap realitas budaya yang terjadi pada etnik Karo pada era globalisasi ini difokuskan pada tiga permasalahan, yaitu (1) bagaimanakah wujud spiritualitas upacara gendang kematian etnik Karo pada era globalisasi; (2) faktor-faktor apakah yang memengaruhi spiritualitas upacara gendang kematian etnik Karo pada era globalisasi; dan (3) Bagaimanakah makna dan strategi pewarisan spiritualitas upacara gendang kematian etnik Karo pada era globalisasi. Penelitian ini dirancang sebagai sebuah penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian budaya yang bersifat kritis, interdisipliner, dan mulitimensional. Ketiga permasalahan tersebut dibedah menggunakan teori dekonstruksi, teori etnomusikologi, teori komodifikasi, dan teori semiotik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan kepustakaan. Metode analisis yang digunakan deskriptif  kualitatif dan interpretatif.

Disertasi ini menawarkan tiga hal sebagai simpulan. Pertama, wujud spiritualitas upacara gendang kematian etnik Karo adalah degradasi ke arah sekularisasi terhadap nilai-nilai spiritualitas upacara gendang kematian etnik Karo. Kedua, faktor-faktor yang memengaruhi spiritualitas pada upacara gendang kematian etnik Karo mencakup internal (masyarakat pendukung, kreativitas seniman) dan ekstemal (kristenisasi, industri budaya, media elektronik). Ketiga, makna spiritualitas upacara gendang kematian etnik Karo meliputi spiritualitas pramodem, modem, postmodem, perubahan sosial budaya dan strategi pewarisan yang meliputi keluarga, masyarakat, pemerintah dan revitalisasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa perjumpaan dan interaksi antara budaya lokal dan budaya global di kalangan etnik Karo telah meminggirkan nilai-nilai budaya lokal dan mendapatkan nilai baru. Akibatnya, upacara gendang kematian di kalangan etnik Karo mengalami degradasi ke arah sekularisasi. (pps.unud/IT)

Single Sign On (SSO) di Unud

Bukit Jimbaran, Sosialisasi IMISSU (Integrated Management Information System Of Unud) dilaksanakan hari Kamis, (25/06/2015) di Lt.III Ruang Bangsa Gedung Rektorat Universitas Udayana pada pukul 09.00 WITA. Acara ini resmi dibuka oleh Bapak Prof.Dr.drh. I Made Damriyasa, MS (Pembantu Rektor Bidang Akademik/PR I) dalam sambutannya beliau menjelaskan bahwa tujuan dari sosialisasi ini berfokus kepada SIMAK (Sistem Informasi Manajemen Akademik) agar lebih efektif dan efisien dimana data mahasiswa masih banyak yang perlu diperbaiki. Maka dari itu Bapak Prof.Dr.dr.Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD (Rektor Universitas Udayana) membentuk USDI (Unit Sumber Daya Informasi) untuk membangun IMISSU dimana visi dari IMISSU ini adalah “Bersatu Membangun Universitas Udayana”. Pembentukan IMISSU ini juga berfungsi agar Dosen tidak repot menyusun beban kerja dosen. Dan target tanggal 2 Juli 2015 ini sistem IMISSU dapat dioperasikan. Selengkapnya….

Seminar dan Workoshop Indeksasi Jurnal

DOAJ Foto: Kegiatan Seminar dan Workshop Indeksasi Jurnal

Selasa, 23 Juni 2015. Program Pascasarjana Universitas Udayana (PPs Unud) mengadakan seminar indeksasi jurnal terakreditasi Dikti, dan workshop pendaftaran Google Scholar serta Directory of Open Access Journal (DOAJ). Kegitan ini dibuka secara resmi oleh Direktur PPs Unud Prof. Dr. dr. A. A. Raka Sudewi, Sp.S(K)., serta mengahadirkan Prof. Dr. Ir. IB. Putra Manuaba, M.Phill (Pembicara), Yorris Adi Maretta (Associate Editor DOAJ) serta Prof. Dr. Made Budiarsa, MA (Moderator). Seluruh peserta dan Kaprodi di lingkungan PPs Unud turut hadir dan dengan antusias mengkuti kegiatan ini.

Sesuai dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), Program Pascasarjana merupakan salah satu jenjang pendidikan tinggi secara formal yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi. Dosen perguruan tinggi dituntut untuk meningkatkan kualitas dan kompetensinya, sehingga dalam transfer-knowledge, mahasiswa peserta didik dapat memperoleh dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih baik. Dalam pendidikan program pascasarjana, seorang kandidat harus dapat menyelesaikan pendidikannya sesuai dengan batas waktu maksimal yang telah ditetapkan. Selain itu, Kemenristek Dikti secara strategis telah mencanangkan bahwa dosen yang memenuhi kualifikasi S2/S3 harus ditingkatkan dari tahun ke tahun; jumlah publikasi artikel ilmiah pada jurnal yang terakreditasi dan penulisan buku ajar meningkat; dan ada peningkatan jumlah perolehan paten. Tentunya hal tersebut dapat dicapai hanya dengan modal  kerja keras dari semua dosen perguruan tinggi, konsisten dan mempunyai komitmen yang tinggi. Salah satu kegiatan untuk mendukung hal tersebut, PPs Unud menyelenggarakan seminar workshop ini, tegas Direktur.

Kegiatan ini diharapkan agar semua pengelola jurnal ilmiah yang ada di program studi di lingkungan PPs Unud mampu mengelola dengan baik sehingga hasil-hasil karya ilmiah mahasiswa dapat terpublikasikan dan terindek oleh jurnal nasional maupun internasional. Google Scholar dan DOAJ adalah salah satu alternatif penyedia layanan yang dapat  membantu dalam pengelolaan database elektronik jurnal yang secara sederhana dan luas baik itu berupa tesis, disertasi, jurnal, serta repository online, imbuhnya.

Peserta kegiatan sangat antusias dan dengan seksama mengikuti seminar dan workshop ini sampai selesai. Mereka mengharapkan agar kegiatan ini tidak hanya sebatas seminar dan workshop sehari saja, diharapakan dapat berlanjut secara periodik dan konsisten.

Setelah dilakukan workshop kurang lebih 20 jurnal program studi telah berhasil didaftarkan di Google Scholar dari 35 program studi yang ada. Selanjutnya  jurnal-jurnal tersebut akan didaftarkan ke DOAJ sehingga lebih akan terindeksasi di jurnal-jurnal internasional terakreditasi. (pps)

I Nyoman Tingkat: ” REPRESENTASI CITRA GURU DALAM CERPEN DAN NOVEL KARYA PENGARANG BALI “

Rabu, 24  Juni 2015. Program Pascasarjana kembali mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor atas nama Promovendus I Nyoman Tingkat, SS.,M.Hum, dari Program Doktor Linguistik dengan disertasinya yang berjudul ” REPRESENTASI CITRA GURU DALAM CERPEN DAN NOVEL KARYA PENGARANG BALI “. Acara sidang ini dipimpin oleh Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K).

Dalam disertasinya dinyatakan bahwa  Kompleksitas persoalan guru tidak hanya menjadi sumber  inspirasi bagi pengarang Sastra Indonesia Modern (SIM), tetapi juga menjadi daya tarik bagi pengarang Sastra Bali Modern (SBM), sejak zaman kolonial hingga kini. Pengarang Bali yang menulis SIM tentang persoalan guru dalam konteks budaya Bali adalah Putu Wijaya dan Gde Aryantha Soethama. Pengarang Bali yang menulis SBM tentang kompleksitas persoalan guru adalah Gde Srawana, Djelantik Santha, Bawa Samar Gantang, I Nyoman Manda, Agung Wiyat. S Ardhi, I Made Sugianto. Para pengarang itu menampilkan persoalan guru menghadapi perkembangan pariwisata yang makin menggila, perubahan nilai-nilai dalam masyarakat, di samping berjuang mengukuhkan tradisi, adat, budaya, dan agama agar tetap ajeg di tengah arus perubahan zaman. Bertalian dengan wacana guru yang makin marak itu, penelitian ini mengangkat topik guru dalam karya pengarang Bali, dengan sejumlah alasan. Pertama, wacana tentang guru muncul secara berulang dalam karya cerpen dan novel pengarang Bali sejak zaman kolonial sampai reformasi. Kedua, penelitian tentang tokoh guru dalam novel dan cerpen karya pengarang Bali itu, sampai saat ini belum ditemukan . penelitian secara bersama-sama. Selama ini, kajian tentang karya pengarang Bali masih bersifat sektoral, terbatas pada satu pengarang dan nyaris belum ada yang meneliti tokoh gurunya. Ketiga, sejumlah pengarang Bali cukup intens menempatkan sosok guru dengan segala problematikanya, yang tidak mungkin terlepas dari kevakuman sosial dan dinamika zaman. Mereka tidak cukup dengan menulis satu cerpen tentang guru tetapi juga menulis novel dan esai tentang guru seperti dilakukan Aryantha dan Putu Wijaya.

IMG_1550 Penyerahan Sertifikat kepada Promovendus I Nyoman Tingkat, SS.,M.Hum

Keempat, tokoh guru dalam  cerpen dan novel karya pengarang Bali itu ditulis oleh pengarang yang berbeda latar belakang kepengarangannya, SIM dan SBM. Perbedaan pengarang juga tampak dari latar belakang profesi guru dan nonguru. Kelima, kompleksitas persoalan yang dihadapi guru juga penting untuk melihat cara pengarang memanfaatkan isu yang berkembang di masyarakat Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya terkait dengan profesi guru yang belakangan ini sarat dengan beban psikologis, sosiobudaya, dan kultural akademik yang dari tahun ke tahun dirasakan makin berat. Beban-beban itu tidak saja berkaitan langsung dengan profesi guru, tetapi juga berbenturan dengan beban adat dan budaya yang sulit dipisahkan dari tradisi ritual agama Hindu di Bali. Keenam, para pengarang Bali yang karyanya diteliti ini telah mendapat pengakuan publik sastra atas capaian mereka sebagai pengarang yang dibuktikan dengan penghargaan bertaraf nasional dan regional yang telah diterima masing-masing pengarang. Putu Wijaya pada 1980 menerima hadiah Sastra ASEAN, Aryantha menerima penghargaan Khatulistiwa Literary Award 2006, sedangkan Djelantik Santha, Nyoman Manda, Agung Wiyat S Ardhi telah menerima penghargaan Rancage atas karya-karya dan dedikasinya dalam SBM.

Secara spesifik tujuan penelitian ini adalah (1) mengungkapkan bentuk citra guru yang direpresentasikan dalam cerpen dan novel karya pengarang Bali; (2) mengungkapkan faktor-faktor yang menyebabkan perubahan citra guru dalam cerpen dan novel berdasarkan persepsi pengarang Bali; dan (3) mengungkapkan makna perilaku tokoh guru dalam cerpen dan novel karya pengarang Bali sesuai dengan konteks zamannya. (pps.unud/IT)

Pengumuman Migrasi SIMAK

Diumumkan kepada seluruh civitas akademika UNUD, sehubungan dengan akan adanya proses migrasi server SIMAK, sehingga SIMAK tidak akan bisa diakses hingga migrasi server selesai dilakukan yaitu pada hari Selasa, 23 Juni 2015  yang dimana dalam proses masuk ke SIMAK yang baru  melalui tahapan sebagai berikut:

  1. Mengakses website unud (www.unud.ac.id) —-> menu IMISSU (Sistem Informasi Terintegrasi).
  2. Di halaman IMISSU pada input username menggunakan gabungan userid dan username SIMAK yang terdahulu, kemudian kolom password menggunakan password sama dengan password SIMAK yang terdahulu.

Petunjuk lengkap tentang SIMAK terintegrasi akan diinformasikan saat pelatihan SIMAK yang diadakan pada tanggal 25-26 Juni 2015.

Kami mohon permakluman atas ketidaknyaman ini dan terimakasih atas kerjasamanya.

I Ketut Suweca: ” PENGARUH FAKTOR SUMBER DAYA, PEMBERDAYAAN, STRATEGI BERSAING, DAN KONDISI FISIK PASAR TERHADAP KEBERDAYAAN PEDAGANG PASAR TRADISIONAL DI BALI “

Senin, 22  Juni 2015. Program Pascasarjana kembali mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor atas nama Promovendus Drs. I Ketut Suweca, M.Si, dari Program Doktor Ilmu Ekonomi dengan disertasinya yang berjudul ” PENGARUH FAKTOR SUMBER DAYA, PEMBERDAYAAN, STRATEGI BERSAING, DAN KONDISI FISIK PASAR TERHADAP KEBERDAYAAN PEDAGANG PASAR TRADISIONAL DI BALI “. Acara sidang ini dipimpin oleh Prof. Dr. Made Budiarsa, M.A..

Dalam disertasinya dinyatakan bahwa  Pasar bermula dari keinginan sejumlah orang untuk memenuhi kebutuhannya. Pada mulanya transaksi dilakukan dengan sistem barter, yakni dengan cara tukar-menukar barang yang dimiliki dengan barang yang dikehendaki. Dalam perkembangannya, transaksi dilakukan dengan mata uang sebagai alat tukar dan penilai suatu barang sehingga terciptalah pasar tradisional.

IMG_1423 Penyerahan Sertifikat kepada Promovendus Drs. I Ketut Suweca, M.Si

Gambaran pasar tradisional tidak dapat dilepaskan dari kehidupan masyarakat Bali, bahkan telah menjadi bagian dari budaya. Kini, pasar tradisional harus bersaing dengan pasar modern yang memiliki beberapa kelebihan, di antaranya dikelola oleh pemodal besar dalam bentuk hypermarket, supermarket, dan minimarket. Pasar modern menghapus pola tawar-menawar. Pembeli dengan mudah mengetahui harga dengan melihat label harga yang tertera pada barcode sedangkan pelayanan dilakukan secara mandiri (swalayan) atau dilayani oleh pramuniaga. Pasar modern menyediakan bahan makanan, barang yang dapat bertahan lama, dengan berbagai pilihan. Perkembangan pasar modern cenderung menguntungkan konsumen karena persediaan yang beragam dan pelayanan yang lebih baik. Bagaimanapun juga, perkembangan pasar modern berdampak terhadap keberadaan pasar tradisional. Oleh karena itu, perlu revitalisasi pasar tradisional melalui penelusuran mendalam terhadap faktor-faktor yang berpengaruh dalam menjaga eksistensi pasar tradisional.

Adapun tujuan penelitian yang mengungkap fenomena yang dihadapi pasar tradisional di Bali ini adalah sebagai berikut:

  1. Untuk mengetahui pengaruh variabel sumberdaya pedagang terhadap pemberdayaan pedagang pasar tradisional.
  2. Untuk mengetahui pengaruh variabel sumber daya pedagang terhadap kondisi fisik pasar tradisional.
  3. Untuk mengetahui pengaruh variabel sumberdaya pedagang terhadap strategi bersaing pedagang pasar tradisional.
  4. Untuk mengetahui pengaruh variabel pemberdayaan pedagang terhadap kondisi fisik pedagang pasar tradisional.
  5. Untuk mengetahui pengaruh variabel pemberdayaan terhadap strategi bersaing pedagang pasar tradisional.
  6. Untuk mengetahui pengaruh variabel kondisi fisik pasar terhadap strategi bersaing pedagang pasar tradisional.
  7. Untuk mengetahui pengaruh variabel kondisi fisik pasar terhadap keberdayaan pedagang pasar tradisional.
  8. Untuk mengetahui pengaruh variabel strategi bersaing terhadap keberdayaan pedagang pasar tradisional.
  9. Untuk mengetahui pengaruh tidak langsung sumber daya pedagang terhadap kondisi fisik pasar tradisional melalui pemberdayaan.
  10. Untuk mengetahui pengaruh tidak langsung sumber daya pedagang terhadap strategi bersaing pedagang melalui kondisi fisik pasar.
  11. Untuk mengetahui pengaruh tidak langsung sumber daya pedagang terhadap keberdayaan pedagang melalui pemberdayaan, kondisi fisik pasar, dan strategi
  12. Untuk mengetahui pengaruh tidak langsung pemberdayaan pedagang terhadap strategi bersaing pedagang melalui kondisi fisik pasar.
  13. Untuk mengetahui pengaruh tidak langsung pemberdayaan pedagang terhadap keberdayaan pedagang melalui kondisi fisik pasar dan strategi bersaing pedagang.(pps.unud/IT)

Ni Wayan Sri Ariyani: ” PERAN MEDIASI CUSTOMER RELATIONSHIP MARKETING DALAM MENINGKATKAN KINERJA BISNIS BERBASIS BUDAYA ORGANISASI DAN SUMBER DAYA TEKNOLOGI INFORMASI: STUDI PADA INDUSTRI KOMPUTER DI INDONESIA “

Jumat, 19  Juni 2015. Program Pascasarjana kembali mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor atas nama Promovenda Ir. Ni Wayan Sri Ariyani, MM., dari Program Doktor Manajemen dengan disertasinya yang berjudul ” PERAN MEDIASI CUSTOMER RELATIONSHIP MARKETING DALAM MENINGKATKAN KINERJA BISNIS BERBASIS BUDAYA ORGANISASI DAN SUMBER DAYA TEKNOLOGI INFORMASI: STUDI PADA INDUSTRI KOMPUTER DI INDONESIA “. Acara sidang ini dipimpin oleh Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K).

IMG_1373 Penyerahan Sertifikat kepada Promovenda Ir. Ni Wayan Sri Ariyani, MM.

Dalam disertasinya dinyatakan bahwa  Ketatnya persaingan bisnis telah mengubah perilaku konsumen dan lingkungan bisnis dalam segala bidang usaha. Kondisi tersebut menimbulkan pergeseran paradigma dalam dunia pemasaran, yakni dari transactional marketing ke relationship marketing. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan pengaruh budaya organisasi terhadap CRM pada industri komputer di Indonesia; (2) menjelaskan pengaruh sumber daya TI terhadap CRM pada industri komputer di lndonesia; (3) menjelaskan pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja bisnis pada industri komputer di Indonesia; (4) menjelaskan pengaruh sumber daya TI terhadap kinerja bisnis pada industri komputer di Indonesia; (5) menjelaskan pengaruh CRM terhadap kinerja bisnis pada industri komputer di Indonesia; (6) memprediksi peran mediasi CRM berbasis budaya organisasi terhadap kinerja bisnis pada industri komputer di Indonesia; (7) memprediksi peran mediasi CRM berbasis sumber daya TI terhadap kinerja bisnis pada industri komputer di Indonesia; (8) menemukan peran mediasi CRM berbasis budaya organisasi dan sumber daya TI dalam meningkatkan kinerja bisnis pada industri komputer di Indonesia.

Penelitian ini menggunakan metode desain campuran. Tahap pertama adalah desain kuantitatif untuk menguji peran mediasi CRM dalam meningkatkan kinerja bisnis berbasis budaya organisasi dan sumber daya TI dengan menggunakan 357 responden. Tahap kedua adalah desain kualitatif untuk mengetahui secara mendalam variabel yang tidak signifikan terhadap kinerja bisnis dengan menggunakan 22 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) budaya organisasi berpengaruh positif, tetapi tidak signifikan terhadap CRM; (2) sumber daya TI berpengaruh positif dan signifikan terhadap CRM; (3) budaya organisasi berpengaruh positif, tetapi tidak signifikan terhadap kinerja bisnis; (4) sumber daya TI berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bisnis; (5) CRM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bisnis; (6) peran mediasi CRM berbasis budaya organisasi tidak mampu memengaruhi secara signifikan kinerja bisnis; (7) peran mediasi CRM berbasis sumber daya TI mampu memengaruhi secara signifikan kinerja bisnis; (8) dalam meningkatkan kinerja bisnis pada industri komputer di Indonesia diperlukan peran mediasi CRM agar budaya organisasi dan sumber daya TI yang dibawa oleh principal atau distributor melalui reseller bisa diterima oleh konsumen. (pps.unud/IT)

I nyoman Gede Budiana: ” EKSPRESI PROTEIN 53 MUTAN dan B-CELL LYMPHOMA-2 PROTEIN Positif serta EKSPRESI CASPASE-3 Negatif Sebagai Faktor Risiko Terjadinya KANKER OVARIUM Tipe EPITEL “

Rabu, 17  Juni 2015. Program Pascasarjana kembali mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor atas nama Promovendus dr. I nyoman Gede Budiana, SpOG(K), dari Program Doktor Ilmu Kedokteran dengan disertasinya yang berjudul ” EKSPRESI PROTEIN 53 MUTAN dan B-CELL LYMPHOMA-2 PROTEIN Positif serta EKSPRESI CASPASE-3 Negatif Sebagai Faktor Risiko Terjadinya KANKER OVARIUM Tipe EPITEL “. Acara sidang ini dipimpin oleh Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K).

IMG_1302 Penyerahan Sertifikat kepada Promovendus dr. I nyoman Gede Budiana, SpOG(K)

Dalam disertasinya dinyatakan bahwa  Selama tiga dasawarsa terakhir. kanker ovarium masih merupakan masalah kesehatan perempuan di dunia, termasuk lndonesia. Hal ini terkait dengan tingginya angka insiden dan angka kematian yang diakibatkan oleh kanker ovarium. Beberapa upaya terapi seperti operasi, kemoterapi, dan radiasi, sebagai terapi tunggal atau kombinasi juga belum memberikan hasil yang memuaskan. Di sisi lain, pengetahuan dan penelitian-penelitian di bidang biologi molekuler semakin maju, termasuk tentang protein-protein yang terlibat pada mekanisme apoptosis seperti p53, Bcl-2, dan caspase-3. Penanganan kanker ovarium melalui pemahaman terhadap mekanisme karsinogenesisnya dan besarnya risiko terjadinya kanker ovarium tipe epitel pada ekspresi ketiga protein tersebut lebih menjanjikan di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan ekspresi p53 mutan dan Bcl-2 positif dan ekspresi caspase-3 negatif sebagai faktor risiko terjadinya kanker ovarium tipe epitel.

Rancangan penelitian ini adalah kasus kontrol. Penelitian dilaksanakan di Bagian/SMF Obstetri dan Ginekologi FK UNUD/RSUP Sanglah Denpasar dan Laboratorium Patologi Anatomi FK UNUD/RSUP Sanglah Denpasar. Penelitian dilaksanakan dari bulan Januari 2013 sampai Desember 2014. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok kasus adalah pasien-pasien dengan kanker ovarium tipe epitel sedangkan kelompok kontrol adalah pasien-pasien dengan tumor jinak ovarium tipe epitel. Ekspresi p53 mutan, Bcl-2, dan caspase-3 diperiksa secara imunohistokimia. Telah dilakukan penelitian terhadap 25 kasus dan 25 kontrol. Karakterisitik kelompok kasus dan kelompok kontrol berdasarkan umur adalah 50,44±7,94 tahun dan 48.40±6,52 tahun, paritas 1,20±0,91 dan 1,36±0,76, Indeks Massa Tubuh (IMT) 22,66±5, II dan 22,82±2,93,riwayat kontrasepsi oral 8 dan 4, riwayat keluarga 0 dan 4. Tidak ada sampel penelitian dengan riwayat pemakai obat-obat induksi ovulasi dan terapi sulih hormon pada kedua kelompok penelitian. Semua karakteristik sampel pada kedua kelompok penelitian dengan nilai p>0,05. Odds ratio (OR) ekspresi p53 mutan positif, ekspresi Bcl-2 positif, dan caspase-3 negatif masing-masing adalah 5,41 (lK 95=1,02- 28,79; p=0,03), 5,76 (lK 95=1,36-24,36; p=O,Ol), 6,47 (lK 95=1,23-34,0 I; p=0,02). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekspresi p53  mutan dan Bcl-2 positif, serta ekspresi caspase-3 negatif merupakan faktor risiko terjadinya kanker ovarium tipe epitel. (pps.unud/IT)

Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2015 Tahap II

Program Pascasarjana dan Profesi Universitas Udayana membuka kembali pendaftaran online penerimaan mahasiswa baru tahap II tahun akademik 2015/2016. Pendaftaran online melalui laman : https://pendaftaran-pasca.unud.ac.id. Pendaftaran akan dimulai tanggal 16 s.d. 27 Juni 2015, untuk pembayaran pendaftaran bisa dilakukan dari tanggal 16 Juni 2015 s/d 26 Juni 2015. Untuk kenyamanan pembayaran disarankan menggunakan layanan e-channel (Internet Banking atau ATM) melalui menu SPC system (bukan transfer antar rekening)

Linggua Sanjaya Usop: “Maniring Hinting sebagai Gerakan Kontra Hegemoni Masyarakat Dayak dalam Pembertahanan Hak-Hak atas Tanah di Kabupaten Kotawaringin Timur “

IMG_1246 Penyerahan Sertifikat kepada Promovendus Linggua Sanjaya Usop, S.S., M.Si

Senin, 15  Juni 2015. Program Pascasarjana kembali mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor atas nama Promovendus Linggua Sanjaya Usop, S.S., M.Si, dari Program Doktor Kajian Budaya dengan disertasinya yang berjudul ” Maniring Hinting sebagai Gerakan Kontra Hegemoni Masyarakat Dayak dalam Pembertahanan Hak-Hak atas Tanah di Kabupaten Kotawaringin Timur “. Acara sidang ini dipimpin oleh Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K).

Dalam disertasinya dinyatakan bahwa  Isu energi alternatif (bio-fuel) dan sengketa tanah yang terjadi akhir-akhir ini, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur, menjadi alasan munculnya gerakan ritual perlawanan maniring hinting ini. Hal ini disebabkan oleh tekanan kelas dominasi yang telah menjadi pemicu tingginya tingkat resistensi/perlawanan masyarakat adat Dayak sebagai usaha menggerogoti dominasi keberadaaan PBS-PBS yang menyebabkan keadaan konflik meluas dan menjadikan konflik dalam skala yang lebih luas antara masyarakat, investor, dan pemerintah yang bersifat multikonflik yaitu horizontal dan vertikal. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui ideologi maniring hinting sebagai gerakan kontra hegemoni masyarakat Dayak dalam mempertahankan hak-hak atas tanah di Kabupaten Kotawaringin Timur, (2) membahas laksanaan maniring hinting sebagai gerakan kontra hegemoni masyarakat Dayak di Kota waringin Timur, dan (3) menganalisis makna perlawanan maniring hinting bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Kotawaringin Timur. Secara teoretis dalam mengkaji ketiga permasalahan di atas digunakan pendekatan kajian budaya (culture studies) melalui teori hegemoni dan kontra hegemoni, teori disiplin dan hukum, kuasa dan pengetahuan, serta teori praktik sosial, Dalam pembahasannya digunakan empat teori, tetapi yang paling dominan adalah teori kontra hegemoni oleh Grarnsci. Metodologis studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis interpretatif dengan cara pengumpulkan data dengan teknik wawancara mendalam, observasi, serta studi literatur dan dokumen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa konstitusi dan institusi kapitalis dijadikan sebagai basis produksi ideologi oleh pengusaha dan pemerintah untuk melanggengkan kekuasaan. Namun, akibat perlawanan dari kelompok terpinggirkan melalui maniring hinting ritual perlawanan masyarakat Dayak, otoritas yang dipegang oleh pengusaha dan pemerintah mengalami counter dan tandingan meskipun pernerintah dan pengusaha masih tampak mempraktikkan kekerasan simbolik mendominasi kelompok marginal/subaltem. Rivitalisasi, transformasi, dan reproduksi kebudayaan lokal terjadi sebagai upaya bertahan dan mengurangi tekanan dominasi dari kelompok dominan terhadap masyarakat Dayak yang menuntut pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak atas tanah sesuai dengan peraturan dan local wisdoms tandingan terhadap logosentrisme. Hal itu dilakukan dengan menciptakan dan membangkitkan ritual dan budaya tandingan, yang direpresentasikan lewat media ritual maniring hinting, Gerakan maniring hinting dapat dilihat sebagai upaya memperkuat, mempertahankan, dan melestarikan budaya lokal serta kearifan lokal dalam menghadapi dampak dan masalah sosial ekonomi serta sosial kebudayaan, baik pada masa kini maupun pada masa yang akan datang.

(pps.unud/IT)