Monthly Archives: May 2013

Info Sandwich-Like Dikti

Sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban akademik bagi penerima Beasiswa Program Sandwich-Like tahun 2012 adalah diwajibkannya penerima tersebut mengikuti Seminar Hasil Program Sandwich-Like. Hal ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hasil dan manfaat bagi dosen dalam penyelesaian disertasinya. Oleh sebab itu Ditjen Pendidikan Tinggi akan menyelenggarakan ” Seminar Hasil Pelaksanaan Sandwich “.

Bagi mahasiswa penerima beasiswa Program Sandwich yang telah lulus dan telah aktif kembali di perguruan tingginya juga diwajibkan mengikuti seminar tersebut, dengan memberitahukan Dikti dan Direktur Program Pascasarjana, serta memilih sentra untuk persentasi.

Unduh surat Seminar-Hasil-Kegiatan-Program-Sandwich-Like-Angkatan-Tahun-2012

Sumber :http://www.dikti.go.id

Sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban akademik bagi penerima Beasiswa Program Sandwich-Like tahun 2012 adalah diwajibkannya penerima tersebut mengikuti Seminar Hasil Program Sandwich-Like. Hal ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hasil dan manfaat bagi dosen dalam penyelesaian disertasinya. Oleh sebab itu Ditjen Pendidikan Tinggi akan menyelenggarakan ” Seminar Hasil Pelaksanaan Sandwich “. Bagi mahasiswa penerima beasiswa Program Sandwich yang telah lulus dan telah aktif kembali di perguruan tingginya juga diwajibkan mengikuti seminar tersebut, dengan memberitahukan

Dikti dan Direktur Program Pascasarjana, serta memilih sentra untuk persentasi. Unduh surat Seminar-Hasil-Kegiatan-Program-Sandwich-Like-Angkatan-Tahun-2012

Sumber :http://www.dikti.go.id

ITEC Training Courses in India 2013

Program Pascasarjana Universitas Udayana bekerjasama dengan Kementerian Urusan Eksternal, Pemerintah India memberikan kesempatan kepada mahasiswa magister dan doktor untuk dapat mengikuti pelatihan Indian Technical and Economic Cooperation ( ITEC ). Kursus – kursus ini meleiputi berbagai macam subyek seperti Teknologi Informasi, Telekomonikasi dan Bahasa Inggris, Pengembangan Badan Usaha Kecil dan Menengah, Pembangunan Pedesaan, Kewirausahaan, Akun dan Keuangan Pemerintah, Pemeriksaan Keuangan, Manajemen Bank, Informasi dan Sistem Pemeriksaan Keuangan beserta Kursus Khusus pada Studi dan Pelatihan di bidang Parlemen, pengembangan kota – kota mandiri, komunikasi massa, statistik, standarisasi, pelatihan guru -guru, administrasi dan pelatihan pendidikan dan manajemen tenaga kerja, dan juga kursus teknis di bidang listrik pedesaan, manajemen produksi, manajemen air dan pengembangan irigasi, lingkungan dan pembaharuan energi, dan jurnalisme.

Pelatihan sebagian besar dirancang untuk para pejabat tingkat menengah dan senior pada Pemerintah, Universitas, Sektor Umum dan LSM. Pelatihan ini akan berdurasi antara beberapa minggu sampai beberapa bulan. Para calon peserta diharapkan memiliki kemampuan berbahasa Inggris secara lisan maupun tulisan yang baik. Peserta berusia 25 sampai dengan 45 tahun. Pemerintah India akan menanggung semua biaya untuk peserta pelatihan termasuk tiket pesawat, asrama, penginapan dan biaya hidup selama masa pelatihan. Brosur dan Formulir Pendaftran ITEC dapat diakses melalui website : www.itec.mea.gov.in.

 

 

PENDAFTARAN ONLINE GEL.II PPs.UNUD

Program Pascasarjana, Dokter Spesialis Combined Degree, dan Program Profesi Universitas Udayana membuka kembali pendaftaran online gelombang II mulai tanggal 21 Mei s/d 8 Juni 2013. Adapun program studi yang menerima calon mahasiswa baru yaitu :


Pengumuman Hasil Seleksi Gel. I Penerimaan Mahasiswa Baru PPs.Unud

Pada hari ini, Senin, 13 Mei 2013 Rektor Universitas Udayana telah menetapkan hasil seleksi penerimaan mahasiswa/karyasiswa baru Program Pascasarjana, PPDS dan Program Profesi Universitas Udayana T.A. 2013/2014. << Daftar Pengumuman Kelulusan >>

Pada hari ini,

Senin, 13 Mei 2013 Rektor Universitas Udayana telah menetapkan hasil seleksi penerimaan mahasiswa/karyasiswa baru Program Pascasarjana, PPDS dan Program Profesi Universitas Udayana T.A. 2013/2014. << Daftar Pengumuman Kelulusan >>

PENGUMUMAN MAHASISWA BARU

PENGUMUMAN PENETAPAN HASIL SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU PROGRAM PASCASARJANA, DOKTER SPESIALIS DAN PROFESI UNIVERSITAS UDAYANA TAHUN AKADEMIK 2013/2014 DIUNDUR SAMPAI TANGGAL 15 MEI 2013

Denpasar, 10 Mei 2013

Direktur PPs. Unud

ttd

Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K)

S2 Kajian Budaya Unud, Study Tour ke USD Yogyakarta

Direktur Program Pascasarjana Universitas Udayana Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S (K) secara resmi melepas keberangkatan 9 orang mahasiswa S2 dan 2 dosen pendamping Program Studi Kajian Budaya Universitas Udayana (UNUD) yang akan melaksanakan Study Tour di Univeritas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta.

Kesembilan mahasiswa tersebut antara lain, I Ketut Sutar Wiyasa, I Made Dewi Antari, Pammuda, Paulus Jeramun, Irsan Basri, Kadek Dedi Prawira, Kemala Taufiq, Ni Putu Ayu Rastiti dan I PutuPuspa Artayasa. Sementara duaDosen pendamping, Prof. Dr. Emiliana Mariyah, M.S yang sekaligus Ketua Program Studi S2 Kajian Budaya Unud dan Dr. I Gusti Gde Arsana.

Acara pelepasan yang dikemas secara sederhana tersebut berlangsung di Ruangan Rapat Direktur Program Pascasarjana Unud, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Kamis (25/04/13). Studi tour ini akan berlangsung selama tiga hari ini, yakni terhitung mulai tanggal 26-28 April 2013.

Dalam sambutan singkat di depan mahasiwa dan dosen pendamping, Ibu Direktur menjelaskan Studi Tour merupakan Program tahunan yang tidak tercantum dalam kalender akademik Udayana. “Memang kegiatan semacam ini (studi tour; red), tidak tercantum dalam kalender akademik Universitas Udayana. Namun demikian, sudah beberapa tahun terakhir ini, Studi Tour sudah dijadikan semacam rutinitas karena memang memiliki manfaat yang praktis,” katanya.

Dikatakanya,Study Tour merupakan kegiatan positif yang layak didukung dan diberi apresiasi. “Saya kira ini kegiatan positif  yang harus didukung. Ada banyak manfaat yang bisa kita ambil, baik untuk mahasiswa itu sendiri maupun institusi. Khusus untuk institusi, tentu ini merupakan salah satu bentuk promosi bagi kampus Unud. Karena itu atas nama pimpinan universitas, saya juga menyampaikan terimakasih kepada dosen pendamping,” jelasnya.

Diakhir sambutannya, wanita yang selalu tampil anggun ini meminta agar kegiatan Studi Tour ini dijalankan dengan baik.  Setidaknya selama kegiatan Studi Tour berlangsung, para mahasiswa harus mampu menjaga diri dan menjaga sikap, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Bangga dikunjungi Prodi S2 Kajian Budaya Unud

Sementara itu, Direktur Program Pascasarjana Universitas Sanata Dharma Yogyakarta  Prof. Dr. Augustinus Supratiknya, mengaku bangga karena dikunjungi mahasiswa dan dosen Program Studi (Prodi) S2 kajian Budaya Univeritas Udayana. “Ini suatu kehormatan, salah satu kampus besar yang dimiliki bangsa ini mengunjungi Pascasarjana Ilmu Religui dan Budaya USD. Saya harap kunjungan ini memberi dampak positif bagi kami (usd; red), dan terus dilanjutkan pada masa yang akan datang,” demikian Supratiknya, saat menerima Rombongan mahasiswa dan Dosen Unud, di ruangan Direktur Pascasarjana Usd, Jumat (26/7).

Dia menjelaskan Program Magister IImu Religi dan Budaya di Usd hampir mencapai umur 10 tahun. Sebagai salah satu perintis program studi lintas disiplin di bidang ilmu-ilmu social ­kemanusiaan, program ini ingin mencairkan kembali dialog keilmuan sosial kemanusiaan yang cenderung terkotak-kotak. Pencairan kembali ini diperlukan untuk meningkatkan kualitas komunikasi akademik dan keilmuan dalam dunia akademik yang selama ini terasing karena pengelolaan pengajaran ilmu sosial kemanusiaan yang terlalu mengandalkan basis disipliner. “Dan sebagai bidang kajian, kami mengambil budaya dan religi sebagai bidang kajiannya bukan Cultural Studies, walau secara substansi memiliki banyak kesamaan,” tandasnya

Kehadiran program semacam ini diharapkan bisa ikut mendorong terwujudnya budaya dan masyarakat Indonesia yang komunikatif-emansipatif sehingga bisa mempercepat proses demokrasi dan pembentukan masyarakat sipil di Indonesia. “Dalam perjalanannya yang hampir sepuluh tahun, kami melihat program ini mampu membangun komunikasi akademik yang lebih cair.Namun dari sisi lain program ini juga menemukan bahwa untuk mencapainya orang membutuhkan landasan – landasan elementer yang tidak bisa dilewati begitu saja. Pengabaian pendasaran itu hanya akan melahirkan kajian lintas disiplin yang superfisial,” katanya.

Pada tempat yang sama ketua Program Studi S2 Kajian Budaya Unud Prof. Dr. Emiliana Mariyah, M.S., menjelaskan keputusan memilih Universitas Sanata Dharma sebagai universitas tujuan studi tour, didasarkan pada pertimbangan yang matang. “Pada tahun sebelumnya, kami telah melakukan kerjasma dengan Universitas Gajah Mada (UGM), dan tahun ini kami ingin mencari suasana yang baru. Pertimbangannya tentu Usd juga adalah salah satu kampus yang mengajarkan mahasiswanya tentang-tentang ilmu dan teori Cultural Studies,” katanya.